Lansia

Senam Ringan Anti Stroke

Gerakan sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk melancarkan peredaran darah.

Animasi: Gerakan peregangan dan jalan santai yang dianjurkan.

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu. Salah satu cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kelancaran sirkulasi darah melalui aktivitas fisik yang teratur. Bagi lansia, olahraga berat mungkin berisiko, namun senam ringan sangat dianjurkan.

Manfaat Senam Ringan

Melakukan gerakan ringan selama 15-30 menit setiap hari dapat membantu:

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Mengurangi kekakuan otot dan sendi.
  • Meningkatkan keseimbangan tubuh (mencegah jatuh).
  • Memperbaiki mood dan mengurangi stres.

Gerakan 1: Jalan di Tempat

Berdiri tegak (atau duduk tegak di kursi jika tidak kuat berdiri). Angkat lutut setinggi pinggang secara bergantian seolah sedang berjalan. Lakukan ini selama 2-3 menit. Gerakan ini memompa jantung secara perlahan.

Gerakan 2: Peregangan Leher

Otot leher yang tegang bisa menghambat aliran darah ke otak. Perlahan tolehkan kepala ke kanan, tahan 5 detik, lalu ke kiri, tahan 5 detik. Miringkan kepala ke bahu kanan dan kiri bergantian. Jangan memutar kepala secara cepat, lakukan perlahan.

Gerakan 3: Putar Pergelangan Tangan & Kaki

Rentangkan tangan ke depan, putar pergelangan tangan searah jarum jam dan sebaliknya. Lakukan hal yang sama pada pergelangan kaki (bisa dilakukan sambil duduk). Ini membantu melancarkan aliran darah di ujung saraf (perifer).

Gerakan 4: Tepuk Tangan

Tepuk tangan di depan dada, lalu angkat tangan ke atas kepala dan tepuk tangan di atas. Ulangi gerakan ini 10-15 kali. Gerakan mengangkat tangan di atas jantung membantu melatih otot jantung.

Ingat!

Berhenti segera jika merasa pusing, nyeri dada, atau sesak napas. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai rutinitas olahraga baru.

Kembali ke Edukasi